Jumat, 30 November 2012

PR LAGI,,,,,,! PR LAGI,,,,?


PR LAGI,,,,,,PR LAGI,,,,
Solikan,S.Pd – khan35.blogspot.com 
Sebagian orang tua ada yang perhatian terhadap proses belajar anak dirumahnya bahkan ada yang paling super ketat, namun sebagian ada yang tidak ada perhatian bahkan tidak ada kepedulian akan proses belajar anaknya dirumah.
Disini kita akan mencoba membahas orang tua yang selalu memperhatikan anaknya dan sering kita dengar orang tua selalu bertanya “Apa ada PR hari,,? Sudah mengerjakan PR hari ini,,,,? Besuk mata pelajaranya apa saja,,,? Ayo belajar,,,,!! Dan banyak lagi yang lainya yang dilontarkan oleh orang tua terhadap anaknya. 

Namun kebanyakan orang tua menganggab bahwa anaknya belum belajar jika belum mengerjakan PR dari gurunya, sehingga tidak sedikit orang tua yang meminta dan mengharap agar gurunya selalu memberikan PR untuk anaknya.  Dari sini sebenarnya dapat kita lihat ada dua sisi yang bisa kita pelajari  dari masalah diatas yaitu:
1.       Kecenderungan anak akan belajar jika ada rangsangan PR, namun sebaliknya jika tidak ada PR maka sang anak akan selalu bilang,”Mama,,,,,,,,hari ini tidak ada PR,,,,,” akhirnya sang anak merasa aman,,,,,dan yang tidak aneh lagi orang tua  membiarkan sang anak tidak belajar karena tidak ada PR.
2.       Kecenderungan orang tua selalu mengerjakan Tugas PR anaknya.

Dari dua hal tersebut diatas maka diharapkan orang tua hendaknya melihat hal-hal tersebut diatas dengan:
-          Mengetahui pemahaman anak terhadap materi yang diajarkan dan mengarahkan anaknya mempunyai sikap tanggung jawab terhadap tugas yang diberikan kepadannya.
-          Disisi lain diharapkan orang tua tetap mendampingi (bukan mengerjakan PR anaknya) dan selalu memotivasi disaat anaknya mengerjakan PR.
-          Orang tua diharapkan selalu memberi rasa aman tidak menakutkan serta tidak selalu menyalahkan disaat anak mengalami kesulitan dalam belajar atau mengerjakan PR,
-          Orang tua diharapkan menciptakan suasana yang kondusif dalam proses belajar anaknya, serta memahami dan mengetahui batasan materi yang diajarkan guru kepada anaknya.   

Referensi : -

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar