Senin, 27 Agustus 2012

SK/KD Mata Pelajaran Seni Budaya Tingkat SMP,MTs dan SMPLB Berkarakter


STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR
MATA PELAJARAN SENI BUDAYA
untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

A.  Latar Belakang
Muatan seni budaya sebagaimana yang diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia  Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan tidak hanya terdapat dalam satu mata pelajaran karena budaya itu sendiri meliputi segala aspek kehidupan.  Dalam mata pelajaran Seni Budaya, aspek budaya tidak dibahas secara tersendiri tetapi terintegrasi dengan seni.  Karena itu, mata pelajaran Seni Budaya pada dasarnya merupakan pendidikan seni yang berbasis budaya.
Pendidikan Seni Budaya dan Keterampilan diberikan  di sekolah karena keunikan, kebermaknaan, dan kebermanfaatan terhadap kebutuhan perkembangan peserta didik, yang terletak pada pemberian pengalaman estetik dalam bentuk kegiatan berekspresi/berkreasi dan berapresiasi  melalui pendekatan: “belajar dengan seni,” “belajar melalui seni” dan “belajar tentang seni.” Peran ini tidak dapat diberikan oleh mata pelajaran lain. 
Pendidikan Seni Budaya memiliki sifat multilingual, multidimensional, dan multikultural.  Multilingual bermakna pengembangan kemampuan mengekspresikan diri secara kreatif dengan berbagai cara dan media seperti bahasa rupa, bunyi, gerak, peran dan berbagai perpaduannya.  Multidimensional bermakna pengembangan beragam kompetensi meliputi konsepsi (pengetahuan, pemahaman, analisis, evaluasi), apresiasi, dan  kreasi dengan cara memadukan secara harmonis unsur estetika, logika, kinestetika, dan etika. Sifat multikultural mengandung makna pendidikan seni menumbuhkembangkan kesadaran dan kemampuan apresiasi terhadap beragam budaya Nusantara dan mancanegara.  Hal ini merupakan wujud pembentukan sikap demokratis yang memungkinkan seseorang hidup secara beradab serta toleran dalam masyarakat dan budaya yang majemuk.
Pendidikan Seni Budaya dan Keterampilan memiliki peranan dalam pembentukan pribadi peserta didik yang harmonis dengan memperhatikan kebutuhan perkembangan anak dalam mencapai multikecerdasan  yang terdiri atas kecerdasan intrapersonal,  interpersonal, visual spasial, musikal, linguistik, logik matematik, naturalis serta kecerdasan adversitas, kecerdasan kreativitas, kecerdasan spiritual dan moral, dan kecerdasan emosional. 
Bidang seni rupa, musik, tari, dan teater memiliki kekhasan tersendiri sesuai dengan kaidah keilmuan masing-masing.  Dalam pendidikan seni budaya, aktivitas berkesenian harus menampung kekhasan tersebut yang tertuang dalam pemberian pengalaman mengembangkan konsepsi, apresiasi, dan kreasi.  Semua ini diperoleh melalui upaya eksplorasi elemen, prinsip, proses, dan teknik berkarya dalam konteks budaya masyarakat yang beragam.
B.  Tujuan
Mata pelajaran Seni Budaya bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.
1. Memahami konsep dan pentingnya seni budaya
2. Menampilkan sikap apresiasi terhadap seni budaya
3. Menampilkan kreativitas melalui seni budaya
4. Menampilkan peran serta dalam seni budaya dalam tingkat lokal, regional, maupun global.
C.  Ruang Lingkup
Mata pelajaran Seni Budaya meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
  1. Seni rupa, mencakup pengetahuan, keterampilan, dan nilai dalam menghasilkan karya seni berupa lukisan, patung, ukiran, cetak-mencetak, dan sebagainya
  2. Seni musik, mencakup kemampuan untuk menguasai olah vokal, memainkan alat musik, apresiasi karya musik
  3. Seni tari, mencakup keterampilan gerak berdasarkan olah tubuh dengan dan tanpa rangsangan bunyi, apresiasi terhadap gerak tari
  4. Seni teater, mencakup keterampilan olah tubuh, olah pikir, dan olah suara yang  pementasannya memadukan unsur seni musik, seni tari dan seni peran.
Di antara keempat bidang seni yang ditawarkan, minimal diajarkan satu bidang seni sesuai dengan kemampuan sumberdaya manusia serta fasilitas yang tersedia. Pada sekolah yang mampu menyelenggarakan pembelajaran lebih dari satu bidang seni, peserta didik diberi kesempatan untuk memilih bidang seni yang akan diikutinya.
D. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar
Kelas VII, Semester 1
Standar Kompetensi
Kompetensi dasar
Seni Rupa

1.
Mengapresiasi karya seni rupa
1.1
Mengidentifikasi  jenis karya seni rupa terapan daerah setempat


1.2
Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan gagasan dan teknik karya seni rupa terapan daerah setempat
2.
Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa
2.1
Menggambar bentuk dengan objek karya seni rupa terapan tiga dimensi dari daerah setempat


2.2
Merancang karya seni kriya dengan memanfaatkan teknik dan corak daerah setempat


2.3
Membuat karya seni kriya dengan memanfaatkan teknik dan corak daerah setempat
Seni Musik

3.
Mengapresiasi karya seni musik
3.1
Mengidentifikasi  jenis lagu daerah setempat


3.2
Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan  lagu  daerah setempat
4.
Mengekspresikan diri melalui karya seni musik
4.1
Mengaransir secara sederhana karya lagu daerah setempat

4.2
Menampilkan hasil aransemen karya lagu daerah setempat
Seni Tari

5.
Mengapresiasi karya seni tari
5.1
Mengidentifikasi  jenis karya seni tari tunggal daerah setempat


5.2
Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan  seni tari tunggal daerah setempat
6.
Mengekspresikan diri melalui karya seni tari
6.1
Mengeksplorasi pola lantai gerak tari tunggal daerah setempat


6.2
Memeragakan tari tunggal  daerah setempat
Seni Teater

7.
Mengapresiasi karya seni teater
7.1
Mengidentifikasi  jenis karya seni teater daerah setempat


7.2
Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan  dan pesan moral seni teater daerah setempat
8.
Mengekspresikan diri melalui karya seni teater
8.1
Mengeksplorasi teknik olah tubuh, olah pikir, dan olah suara
8.2
Merancang pertunjukan teater daerah setempat


8.3
Menerapkan prinsip kerjasama dalam berteater
Keterangan:
Seni rupa terapan: Seni rupa yang memiliki fungsi praktis meliputi desain, dan seni kriya.

Kelas VII, Semester 2
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Seni Rupa

9.
Mengapresiasi karya seni rupa
9.1
Mengidentifikasi  jenis karya seni rupa terapan daerah setempat


9.2
Menunjukkan sikap apresiatif terhadap keunikan gagasan dan teknik karya seni rupa terapan daerah setempat
10.
Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa
10.1
Menggambar bentuk dengan objek karya seni rupa terapan tiga dimensi dari daerah setempat


10.2
Membuat karya seni kriya dengan teknik dan corak daerah setempat


10.3
Menyiapkan karya seni rupa hasil buatan sendiri untuk pameran kelas atau sekolah


10.4
Menata karya seni rupa hasil buatan sendiri dalam bentuk pameran kelas atau sekolah
Seni Musik

11.
Mengapresiasi karya seni musik
11.1
Mengidentifikasi  ragam musik daerah setempat


11.2
Menunjukkan sikap apresiatif terhadap keunikan  seni musik daerah setempat
12.
Mengekspresikan diri melalui karya seni musik
12.1
Mengaransir secara  sederhana lagu daerah setempat


12.2
Menyajikan karya seni musik daerah setempat secara perseorangan dan berkelompok di kelas
Seni Tari

13.
Mengapresiasi karya seni tari
13.1
Mengidentifikasi  jenis karya seni tari berpasangan/kelompok daerah setempat


13.2
Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan  seni tari berpasangan/ kelompok daerah setempat
14.
Mengekspresikan diri melalui karya  seni tari
14.1
Mengeksplorasi pola lantai gerak tari  berpasangan/ kelompok daerah setempat


14.2
Memeragakan tari tunggal  dan berpasangan/ kelompok daerah setempat
Seni Teater

15.
Mengapresiasi karya seni teater
15.1
Mengidentifikasi  jenis karya seni teater daerah setempat


15.2
Menunjukkan sikap apresiatif terhadap keunikan  dan pesan moral seni teater daerah setempat
16.
Mengekspresikan diri melalui  karya seni teater
16.1
Mengeksplorasi teknik olah tubuh, olah pikir, dan olah suara
16.2
Merancang pertunjukan teater daerah setempat


16.3
Menerapkan prinsip kerjasama dalam berteater


16.4
Menyiapkan pertunjukan  teater daerah setempat di sekolah


16.5
Menggelar pertunjukan  teater daerah setempat di sekolah










Kelas VIII, Semester 1
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Seni Rupa

1.
Mengapresiasi  karya seni rupa
1.1
Mengidentifikasi jenis karya seni rupa terapan Nusantara


1.2
Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa terapan Nusantara
2.
Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa
2.1
Merancang karya seni kriya tekstil dengan  teknik dan corak seni rupa terapan Nusantara
2.2
Membuat karya seni kriya tekstil dengan  teknik dan corak seni rupa terapan Nusantara


2.3
Mengekspresikan diri melalui  karya seni lukis/gambar
Seni Musik

3.
Mengapresiasi karya seni musik
3.1
Mengidentifikasi  jenis lagu Nusantara

3.2
Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan  lagu Nusantara
4.
Mengekspresikan diri melalui karya seni musik
4.1
Mengaransir secara sederhana lagu Nusantara dalam bentuk ansambel


4.2
Menampilkan hasil aransemen lagu Nusantara dalam bentuk ansambel
Seni Tari

5.
Mengapresiasi karya seni tari
5.1
Mengidentifikasi  jenis karya seni tari tunggal  Nusantara


5.2
Menunjukkan sikap apresiatif terhadap keunikan  seni tari tunggal Nusantara
6.
Mengekspresikan diri melalui karya seni tari
6.1
Mengeksplorasi pola lantai gerak tari tunggal Nusantara


6.2
Memeragakan tari tunggal Nusantara
Seni Teater

7.
Mengapresiasi karya seni teater
7.1
Mengidentifikasi  jenis karya seni teater Nusantara


7.2
Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan  dan pesan moral seni teater Nusantara
8.
Mengekspresikan diri melalui karya seni teater
8.1
Mengeksplorasi teknik olah tubuh, olah pikir, dan olah suara

8.2
Merancang pertunjukan teater Nusantara


8.3
Menerapkan prinsip kerjasama dalam berteater


8.4
Menggelar pertunjukan teater Nusantara
Keterangan
Teater Nusantara: Teater yang tumbuh dan berkembang di wilayah Nusantara.

Kelas VIII, Semester 2
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Seni Rupa

9.
Mengapresiasi  karya seni rupa
9.1
Mengidentifikasi jenis karya seni rupa terapan Nusantara


9.2
Menampilkan sikap apresiatif terhadap  keunikan gagasan dan teknik karya seni rupa terapan Nusantara
10.
Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa
10.1
Membuat  karya seni kriya tekstil dengan  teknik dan corak seni rupa terapan Nusantara


10.2
Mengekspresikan diri melalui karya seni grafis


10.3
Menyiapkan karya seni rupa hasil karya sendiri untuk pameran kelas atau sekolah


10.4
Menata karya seni rupa hasil karya sendiri dalam bentuk pameran kelas atau sekolah
Seni Musik

11.
Mengapresiasi karya seni musik
11.1
Mengidentifikasi  jenis karya seni musik tradisional Nusantara


11.2
Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan  seni musik tradisional Nusantara
12.
Mengekspresikan diri melalui karya seni musik
12.1
Mengaransir secara sederhana lagu tradisi Nusantara


12.2
Menyiapkan seni musik tradisional Nusantara  untuk disajikan secara perseorangan dan kelompok di kelas atau sekolah


12.3
Menyajikan karya seni musik tradisional Nusantara  secara perseorangan dan berkelompok di kelas atau sekolah
Seni Tari

13.
Mengapresiasi karya seni tari
13.1
Mengidentifikasi  jenis karya seni tari berpasangan/kelompok Nusantara


13.2
Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan  seni tari berpasangan Nusantara
14.
Mengekspresikan diri melalui karya  seni tari
14.1
Mengeksplorasi pola lantai gerak tari berpasangan/kelompok Nusantara


14.2
Menyiapkan pementasan tari berpasangan/kelompok Nusantara


14.3
Mementaskan tari berpasangan/kelompok Nusantara
Seni Teater

15.
Mengapresiasi karya seni teater
15.1
Mengidentifikasi  jenis karya seni teater Nusantara


15.2
Menunjukkan sikap apresiatif terhadap keunikan dan pesan moral seni teater Nusantara
16.
Mengekspresikan diri melalui karya seni teater
16.1
Mengeksplorasi teknik olah tubuh, olah pikir, dan olah suara


16.2
Merancang pertunjukan teater Nusantara


16.3
Menerapkan prinsip kerjasama dalam berteater


16.4
Menyiapkan pertunjukan teater Nusantara di sekolah


16.5
Menggelar pertunjukan  teater Nusantara di sekolah









Kelas IX,  Semester 1
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Seni Rupa

1.
Mengapresiasi karya seni rupa
1.1
Mengidentifikasi seni rupa murni yang diciptakan di daerah setempat


1.2
Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan gagasan dan teknik seni rupa murni daerah setempat
2.
Mengekspresikan diri melalui  karya seni rupa
2.1
Memilih unsur seni rupa Nusantara untuk dikembangkan menjadi karya seni murni


2.2
Mengekspresikan diri melalui karya  seni rupa murni yang dikembangkan dari unsur seni rupa Nusantara
  Seni Musik

3.
Mengapresiasi karya seni musik
3.1
Mengidentifikasi  lagu mancanegara di Asia


3.2
Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan  lagu mancanegara di Asia
4.
Mengekspresikan diri melalui karya seni musik
4.1
Mengaransir lagu mancanegara di Asia
4.2
Menampilkan hasil aransemen lagu mancanegara di Asia
Seni Tari

5.
Mengapresiasi karya seni tari
5.1
Mengidentifikasi  jenis karya seni tari Mancanegara di Asia


5.2
Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan  seni tari Mancanegara di Asia
6.
Mengekspresikan diri melalui karya  seni tari
6.1
Mengeksplorasi gerak tari kreasi berdasarkan tari Nusantara


6.2
Menampilkan tari kreasi berdasarkan tari Nusantara 
Seni Teater

7.
Mengapresiasi karya seni teater
7.1
Mengidentifikasi  jenis karya seni teater tradisional dan modern mancanegara di Asia


7.2
Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan  dan pesan moral seni teater mancanegara di Asia
8.
Mengekspresikan karya seni teater
8.1
Merancang pertunjukan teater kreatif dengan mengolah unsur teater daerah setempat, Nusantara, dan mancanegara di Asia


8.2
Menerapkan prinsip kerjasama dalam berteater
Keterangan
Teater Kreatif: Teater yang dikembangkan berdasarkan gagasan baru yang tidak mengikuti begitu saja teater yang sudah mentradisi.

Kelas IX,  Semester 2
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Seni Rupa

9.
Mengapresiasi karya seni rupa
9.1
Mengidentifikasi karya seni rupa murni yang diciptakan di Indonesia


9.2
Menampilkan sikap apresiatif terhadap  keunikan gagasan dan teknik dalam karya seni rupa murni Indonesia
10.
Mengekspresikan diri melalui  karya seni rupa
10.1
Mengekspresikan diri melalui karya seni rupa murni yang dikembangkan dari  beragam unsur seni rupa Nusantara dan mancanegara di luar Asia


10.2
Menyiapkan karya seni rupa yang diciptakan untuk pameran di sekolah atau di luar sekolah


10.3
Menata karya seni rupa yang diciptakan dalam bentuk pameran di sekolah atau di luar sekolah.
Seni Musik

11.
Mengapresiasi karya seni musik
11.1
Mengidentifikasi  jenis karya seni musik mancanegara di luar Asia


11.2
Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan  seni musik mancanegara di luar Asia
12.
Mengekspresikan diri melalui karya seni musik
12.1
Mengaransir lagu mancanegara

12.2
Menyiapkan karya seni musik mancanegara untuk disajikan secara perseorangan dan berkelompok di kelas atau di sekolah


12.3
Menampilkan karya seni musik mancanegara secara perseorangan dan berkelompok di kelas atau di sekolah
Seni Tari

13.
Mengapresiasi karya seni tari
13.1
Mengidentifikasi  jenis karya seni tari mancanegara di luar Asia


13.2
Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan  seni tari mancanegara di luar Asia
14.
Mengekspresikan diri melalui seni tari
14.1
Mengeksplorasi gerak tari kreasi berdasarkan tari mancanegara di luar Asia


14.2
Menciptakan tari kreasi berdasarkan tari  mancanegara di luar Asia


14.3
Menyiapkan pertunjukan  tari di sekolah


14.4
Menggelar pertunjukan  tari di sekolah
Seni Teater

15.
Mengapresiasi karya seni teater
15.1
Mengidentifikasi  jenis karya seni teater tradisional dan  modern mancanegara di luar Asia


15.2
Menampilkan sikap apresiatif terhadap keunikan  dan pesan moral seni teater mancanegara di luar Asia
16.
Mengekspresikan diri melalui  karya seni teater
16.1
Merancang pertunjukan  teater kreatif dengan mengolah unsur teater daerah setempat, Nusantara, dan mancanegara di luar Asia


16.2
Menerapkan prinsip kerjasama dalam berteater


16.3
Menyiapkan pertunjukan karya teater kreatif di sekolah


16.4
Menggelar pertunjukan karya teater kreatif yang diciptakan di sekolah









E.  Arah Pengembangan
Standar kompetensi dan kompetensi dasar menjadi arah dan landasan untuk mengembangkan materi pokok, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. Dalam merancang kegiatan pembelajaran dan penilaian perlu memperhatikan Standar Proses dan Standar Penilaian.
           


















Mata Pelajaran
KETERAMPILAN




Mata Pelajaran Keterampilan untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)


A.  Latar Belakang

Usaha mengembangkan manusia berkualitas yang siap menghadapi berbagai tantangan hidup dimulai sedini mungkin melalui pendidikan. Kegiatan pendidikan diberikan antara lain melalui sejumlah mata pelajaran yang dimaksudkan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna dan bervariasi bagi peserta didik. Tidak semua lulusan SMP/MTs melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi, sebagian diantaranya harus memasuki dunia kerja. Oleh sebab itu mata pelajaran keterampilan perlu diberikan pada peserta didik di tingkat SMP/MTs. Mata pelajaran Keterampilan diarahkan agar peserta didik dapat mengembangkan kecakapan hidup (life skills) yang meliputi keterampilan personal, sosial, pra-vokasional, dan akademik. Penekanan jenis keterampilan yang dipilih oleh satuan pendidikan perlu mempertimbangkan minat dan bakat peserta didik serta potensi lokal, lingkungan budaya, kondisi ekonomi dan kebutuhan daerah.
Keterampilan personal dan sosial diperlukan oleh seluruh peserta didik, keterampilan akademik diperlukan oleh mereka yang akan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi dan keterampilan pra-vokasional diperlukan oleh mereka yang akan memasuki dunia kerja. Keterampilan pra-vokasional memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk terlibat dalam berbagai pengalaman apresiasi dan berkreasi untuk menghasilkan suatu karya yang bermanfaat langsung bagi kehidupan peserta didik.  Seluruh aktivitas pembelajaran memberikan bekal kepada peserta didik agar adaptif, kreatif dan inovatif melalui pengalaman belajar yang menekankan pada aktivitas fisik dan aktivitas mental. Peserta didik melakukan interaksi dengan produk kerajinan dan teknologi yang ada di lingkungannya untuk dapat menciptakan berbagai jenis produk kerajinan maupun produk teknologi.
Orientasi pembelajaran Keterampilan pra-vokasional adalah memfasilitasi pengalaman emosi, intelektual, fisik, persepsi, sosial, estetika, artistik dan kreativitas peserta didik dengan melakukan aktivitas apresiasi dan kreasi terhadap berbagai produk. Kegiatan ini dimulai dari mengidentifikasi potensi di sekitar peserta didik untuk diubah menjadi produk yang bermanfaat bagi kehidupan manusia. Pembelajaran dirancang secara sistematis melalui tahapan meniru, memodifikasi, dan mengubah fungsi produk yang ada menuju produk baru yang lebih bermanfaat.
Standar kompetensi dan kompetensi dasar berikut merupakan salah satu alternatif pembelajaran yang dapat diberikan oleh sekolah/madrasah. Setiap satuan pendidikan dapat menawarkan pelajaran keterampilan lain yang sesuai dengan minat dan bakat peserta didik serta potensi lokal, lingkungan budaya, kondisi ekonomi dan kebutuhan daerah, dengan standar kompetensi dan kompetensi dasar yang dikembangkan sendiri.

B.  Tujuan

Mata pelajaran Keterampilan pra-vokasional bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.
1.       Mampu mengembangkan pengetahuan dan keterampilan membuat berbagai produk kerajinan dan produk teknologi yang berguna bagi kehidupan manusia
2.       Memiliki rasa estetika, apresiasi terhadap produk kerajinan, produk teknologi, dan artefak dari berbagai wilayah Nusantara maupun dunia
3.       Mampu mengidentifikasi potensi daerah setempat yang dapat dikembangkan melalui kegiatan kerajinan dan pemanfaatan teknologi sederhana
4.       Memiliki sikap profesional dan kewirausahaan.

C.  Ruang Lingkup

Mata pelajaran Keterampilan pra-vokasional meliputi aspek-aspek sebagai berikut.
1.      Keterampilan kerajinan
2.      Pemanfaatan teknologi sederhana yang meliputi teknologi rekayasa, teknologi budidaya dan teknologi pengolahan
3.      Kewirausahaan.
Struktur pengetahuan dalam matapelajaran Keterampilan terdiri dari jenis, bentuk, cara kerja dan fungsi kerajinan dan teknologi. Pembelajaran mata pelajaran ini berintegrasi dengan pengetahuan yang telah diperoleh peserta didik dalam matapelajaran lain.

D. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar
Kelas VII, Semester 1           
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Kerajinan

1.      Mengapresiasi benda kerajinan

1.1  Memahami keterampilan teknis pada produk benda kerajinan
1.2  Mengapresiasi unsur estetika pada produk benda kerajinan
2.      Membuat benda kerajinan  

2.1  Merencanakan prosedur kerja pembuatan benda  kerajinan untuk fungsi pakai/hias berbahan lunak alami maupun buatan dengan teknik lipat, potong dan rekat
2.2     Mendesain benda kerajinan untuk fungsi pakai/hias berbahan lunak alami maupun buatan dengan teknik lipat, potong  dan rekat
2.3     Membuat benda kerajinan untuk fungsi pakai/hias berbahan lunak alami maupun buatan dengan teknik lipat, potong  dan rekat
2.4  Membuat kemasan benda kerajinan untuk fungsi pakai/hias dengan sentuhan estetika sehingga siap dipamerkan atau dijual
Teknologi Rekayasa  

3.   Mengapresiasi karya teknologi rekayasa

3.1  Memahami fungsi dan keterampilan teknis pada produk alat penerangan dengan listrik arus lemah (baterai)
3.2  Mengapresiasi keterampilan teknis pada produk alat penerangan dengan listrik arus lemah (baterai)
4.   Menciptakan karya teknologi rekayasa


4.1  Merencanakan prosedur kerja pembuatan  alat  penerangan dengan listrik (baterai)
4.2  Membuat alat penerangan dengan listrik arus lemah (baterai)
Teknologi Budidaya

5.   Mengapresiasi karya teknologi budidaya

5.1  Mengenal produk hewan unggas petelur
5.2  Mengapresiasi produk hewan unggas petelur

6.   Menerapkan teknologi budidaya


6.1     Menyusun rencana pemeliharaan dan perawatan hewan unggas petelur
6.2      Memelihara hewan unggas petelur sampai menghasilkan telur
Teknologi Pengolahan

7.      Mengapresiasi karya teknologi pengolahan
7.1  Mengenal  produk manisan buah dan kemasannya dari sesi citarasa, estetika dan keterampilan teknik baik lisan maupun tertulis

7.2  Menghargai produk manisan buah dan kemasannya dari sesi citarasa, estetika dan keterampilan teknik baik lisan maupun tertulis
8.      Menerapkan teknologi karya pengolahan 
8.1  Merencanakan prosedur kerja pembuatan manisan bentuk padat dari bahan nabati

8.2  Membuat produk manisan basah bentuk padat dari bahan nabati sesuai dengan prosedur kerja yang disusunnya
8.3  Membuat kemasan produk manisan basah dengan sentuhan estetika sehingga siap dipamerkan dan dijual

Kelas   VII     Semester 2     
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Kerajinan

9.      Mengapresiasi benda kerajinan

9.1           Mengenal berbagai produk kerajinan yang menggunakan teknik butsir dan teknik cetak
9.2           Mengapresiasi keterampilan teknis kerajinan yang menggunakan teknik butsir dan teknik cetak
10.  Membuat benda kerajinan


10.1   Merencanakan prosedur kerja pembuatan produk kerajinan dengan teknik butsir dan cetak
10.2   Mendesain produk kerajinan teknik butsir dan cetak dengan ragam hias tradisional, mancanegara  maupun modifikasinya
10.3   Membuat produk kerajinan teknik butsir dan cetak dengan ragam hias tradisional, mancanegara  maupun modifikasinya
10.4   Membuat kemasan produk kerajinan teknik butsir dan cetak sehingga siap dipamerkan  dan dijual 
Teknologi Rekayasa

11. Mengapresiasi benda karya    teknologi rekayasa

11.1   Mengenal alat yang menimbulkan suara dengan listrik arus lemah (baterai)
11.2   Mengapresiasi  keterampilan teknis pada alat yangmenimbulkan suara dengan listrik arus lemah (baterai)
12. Menciptakan  benda karya teknologi rekayasa


12.1   Merencanakan prosedur kerja pembuatan alat yang menimbulkan suara dengan listrik arus lemah (baterai)
12.2   Membuat alat yang menimbulkan suara dengan listrik arus lemah (baterai)
Teknologi Budidaya

13. Mengapresiasi karya teknologi budidaya

13.1       Mengenal  bibit hewan unggas
13.2       Mengapresiasi  keterampilan teknis pembibitan hewan unggas
14. Menerapkan teknologi budidaya


14.1   Menyusun rencana pemeliharaan bibit hewan unggas
14.2   Memelihara bibit hewan unggas
Teknologi Pengolahan

15. Mengapresiasi karya teknologi pengolahan

15.1   Mengenal  manisan kering dan kemasannya
15.2   Mengapresiasi  keterampilan teknis produksi dan pengemasan manisan kering
16. Menerapkan teknologi pengolahan



16.1   Merencanakan prosedur kerja pembuatan manisan kering dari bahan nabati
16.2   Membuat manisan kering dari bahan nabati
16.3   Membuat kemasan untuk manisan kering yang siap dipamerkan dan dijual

Kelas VIII, Semester  1
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Kerajinan

1.      Mengapresiasi kerajinan jahit dan sulam

1.1  Mengenal produk kerajinan jahit dan sulam
1.2  Mengapresiasi keterampilan teknis kerajinan jahit dan sulam
2.      Membuat produk kerajinan jahit dan sulam
 


2.1  Merencanakan prosedur kerja pembuatan produk kerajinan jahit dan sulam
2.2     Mendesain produk kerajinan jahit dan sulam dengan ragam hias tradisional, mancanegara  maupun modifikasinya
2.3     Membuat produk kerajinan jahit dan sulam dengan ragam hias tradisional, mancanegara  maupun modifikasinya
2.4  Membuat kemasan produk kerajinan jahit dan sulam sehingga siap dipamerkan  dan dijual 
Teknologi Rekayasa

3.      Mengapresiasi karya teknologi rekayasa penjernihan air

3.1  Mengenal alat penjernihan air dengan teknologi mekanis
3.2  Mengapresiasi keterampilan teknis pembuatan alat penjernihan air dengan teknologi mekanis
4.      Menerapkan teknologi rekayasa penjernihan air
4.1  Merencanakan prosedur kerja  pembuatan alat penjernihan air dengan teknologi mekanis

4.2  Membuat alat penjernihan air dengan teknologi mekanis
Teknologi Budidaya

5.      Mengapresiasi hasil teknologi budidaya
5.1  Mengenal berbagai tanaman obat
5.2  Mengapresiasi keterampilan teknis budidaya tanaman obat
6.      Menerapkan teknologi budidaya
6.1  Menyusun rencana penanaman dan perawatan tanaman obat

6.2  Merawat tanaman obat
Teknologi Pengolahan

7.   Mengapresiasi karya teknologi pengolahan

7.1  Mengenal  produk pengawetan  bahan nabati yang diasinkan
7.2  Mengapresiasi keterampilan teknis pengawetan bahan nabati yang diasinkan
8.   Menerapkan teknologi pengolahan
8.1  Merencanakan prosedur kerja pengawetan bahan mentah nabati dengan cara diasinkan

8.2  Melakukan proses pengawetan bahan mentah nabati dengan cara diasinkan

8.3  Membuat kemasan produk pengawetan bahan nabati melalui pengasinan sehingga siap dipamerkan dan dijual

Kelas   VIII    Semester   2               
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Kerajinan

9.   Mengapresiasi kerajinan anyaman  dan makrame

9.1   Mengenal produk kerajinan anyaman dan makrame
9.2   Mengapresiasi keterampilan teknis pembuatan kerajinan anyaman dan makrame
10. Membuat produk kerajinan anyaman dan makrame

10.1 Merencanalan prosedur kerja pembuatan kerajinan anyaman dan makrame
10.2   Mendesain kerajinan anyaman dan makrame
10.3   Membuat produk kerajinan anyaman dan makrame
10.4  Membuat kemasan benda kerajinan anyaman dan makrame sehingga siap dipamerkan dan dijual
Teknologi Rekayasa

11. Mengapresiasi karya teknologi rekayasa

11.1 Mengenal  alat penjernihan air dengan teknologi kimia
11.2 Mengapresiasi keterampilan teknis pembuatan alat penjernihan air dengan teknologi kimia
12. Membuat alat penjernihan air
12.1 Merencanakan prosedur kerja pembuatan alat penjernihan air dengan teknologi kimia

12.2  Membuat alat penjernihan air dengan teknologi kimia
Teknologi Budidaya

13. Mengapresiasi karya teknologi budidaya tanaman hias
13.1 Mengenal  tanaman hias yang ada di lingkungan sekitar yang menggunakan media tanah

13.2 Mengapresiasi keterampilan teknis pembudidayaan tanaman hias yang  menggunakan media tanah
14. Menerapkan teknologi budidaya tanaman hias
14.1  Menyusun rencana penanaman dan perawatan tanaman hias yang  menggunakan media tanah

14.2   Menanam tanaman hias yang menggunakan media tanah
14.3   Merawat tanaman hias yang menggunakan media tanah
Teknologi Pengolahan

15. Mengapresiasi karya teknologi pengolahan pengawetan bahan makanan

15.1 Mengenalan produk hasil pengawetan bahan hewani yang diasinkan
15.2 Mengapresiasi keterampilan teknis pengawetan bahan hewani yang diasinkan
16. Menerapkan teknologi pengolahan pengawetan bahan makanan 
16.1  Merencanakan prosedur kerja pengawetan bahan mentah hewani dengan cara diasinkan

16.2 Melakukan proses pengawetan bahan mentah hewani dengan cara diasinkan

16.3 Membuat kemasan produk hasil pengawetan bahan hewani  yang diasinkan sehingga siap dipamerkan dan dijual
Kelas   IX       Semester   1               
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Kerajinan

1.   Mengapresiasi benda kerajinan dengan teknik potong sambung dan teknik potong konstruksi


1.1   Mengenal berbagai kerajinan dengan teknik potong sambung dan atau teknik potong konstruksi
1.2   Mengapresiasi keterampilan teknik potong sambung dan teknik potong konstruksi
2.   Membuat benda kerajinan  dengan teknik potong sambung dan teknik potong konstruksi
2.1   Merencanakan prosedur kerja pembuatan benda kerajinan dengan teknik potong sambung dan atau teknik potong konstruksi
2.2       Mendesain produk kerajinan menggunakan teknik potong sambung dan atau teknik potong konstruksi dengan ragam hias tradisional, mancanegara maupun modifikasinya
2.3       Membuat produk kerajinan menggunakan teknik potong sambung dan atau teknik potong konstruksi dengan ragam hias tradisional, mancanegara maupun modifikasinya

2.4         Membuat kemasan  produk kerajinan sehingga siap dipamerkan  atau dijual
Teknologi Rekayasa

3.  Mengapresiasi benda teknologi rekayasa

3.1  Mengenal berbagai alat yang berputar secara mekanis
3.2  Mengapresiasi keterampilan teknis pembuatan alat yang berputar secara mekanis
4.  Membuat benda teknologi rekayasa
4.1   Merencanakan prosedur kerja pembuatan alat yang  berputar secara mekanis

4.2   Membuat alat yang berputar secara mekanis
Teknologi Budidaya

5.   Mengapresiasi karya budidaya ikan air tawar

5.1  Mengenal berbagai jenis ikan air tawar
5.2  Mengapresiasi keterampilan teknis pembudidayaan ikan air tawar
6.  Menerapkan teknologi budidaya  ikan air tawar
6.1  Menyusun rencana pemeliharaan dan perawatan ikan air tawar

6.2  Memelihara ikan air tawar
Teknologi Pengolahan

7.   Mengapresiasi karya teknologi pengolahan

7.1       Mengenal berbagai hasil pengawetan bahan  nabati yang dikeringkan
7.2         Mengapresiasi keterampilan teknis pengawetan bahan  nabati yang dikeringkan
8.   Menerapkan teknologi pengolahan 
8.1   Merencanakan prosedur kerja mengawetkan bahan mentah nabati dengan cara dikeringkan

8.2   Melakukan proses pengawetan bahan mentah nabati dengan cara dikeringkan

8.3   Membuat kemasan hasil pengawetan bahan nabati yang dikeringkan sehingga siap dipamerkan dan dijual

Kelas   IX       Semester 2     
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Kerajinan

9.   Mengapresiasi kerajinan dengan teknik sayat dan ukir

9.1   Mengenal produk kerajinan yang menggunakan teknik sayat dan ukir
9.2   Mengapresiasi keterampilan teknis pembuatan kerajinan dengan teknik sayat dan ukir
10.   Membuat benda kerajinan  dengan teknik sayat dan ukir

10.1 Merencanakan prosedur kerja pembuatan benda kerajinan yang menggunakan teknik sayat dan ukir dengan motif tradisional, mancanegara maupun modifikasinya





10.2 Mendesain benda kerajinan yang menggunakan teknik sayat dan ukir dengan motif tradisional, mancanegara maupun modifikasinya
10.3 Membuat benda kerajinan yang menggunakan teknik sayat dan ukir dengan motif tradisional, mancanegara maupun modifikasinya
10.4  Membuat kemasan benda kerajinan sehingga siap dipamerkan dan dijual
Teknologi Rekayasa

11. Mengapresiasi alat yang berputar digerakkan listrik
11.1 Mengenal berbagai alat yang berputar dengan memanfaatkan arus listrik

11.2 Mengapresiasi keterampilan teknis pembuatan alat yang berputar dengan memanfaatkan arus listrik
12.   Membuat alat yang berputar digerakkan listrik
12.1 Merencanakan prosedur kerja pembuatan alat yang berputar digerakkan listrik

12.2 Membuat alat yang berputar digerakkan  listrik
Teknologi Budidaya

13.   Mengapresiasi karya teknologi budidaya ikan hias air tawar
13.1 Mengenal berbagai ikan hias air tawar
13.2 Mengapresiasi keterampilan teknis pembudidayaan ikan hias air tawar
14. Menerapkan teknologi budidaya ikan hias air tawar 
14.1 Merencanakan prosedur kerja produk budidaya ikan hias air tawar di dalam kolam 

 14.2 Melakukan budidaya ikan hias air tawar
Teknologi Pengolahan

15. Mengapresiasi hasil teknologi pengolahan

15.1 Mengenal berbagai  produk hasil pengawetan bahan hewani yang dikeringkan
15.2 Mengapresiasi keterampilan teknis pengawetan bahan hewani yang dikeringkan
16. Menerapkan teknologi pengolahan 
16.1 Merencanakan prosedur kerja pengawetan bahan mentah hewani dengan cara dikeringkan

16.2 Melakukan proses pengawetan bahan mentah hewani dengan cara dikeringkan

16.3 Membuat kemasan hasil pengawetan bahan hewani yang dikeringkan sehingga siap dipamerkan dan dijual
E.  Arah Pengembangan
Standar kompetensi dan kompetensi dasar menjadi arah dan landasan untuk mengembangkan materi pokok, kegiatan pembelajaran, dan indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian. Dalam merancang kegiatan pembelajaran dan penilaian perlu memperhatikan Standar Proses dan Standar Penilaian.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar