Sabtu, 31 Maret 2012

BERIKAN KITA TAULADAN

Nilai-nilai Etika dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
Oleh : Solikan,S.Pd
“Wahai hamba-hamba-Ku! Sesungguhnya Aku mengharamkan perbuatan zalim atas diri-Ku dan mengharamkan pula perbuatan itu terhadap kamu sekalian. Oleh karena itu, janganlah kamu berbuat zalim antara sesamamu.” (H.R. Muslim).

Proses pembangunan nasional dalam segala bidang yang telah dilaksanakan selama ini memang mengalami berbagai kemajuan. tetapi, dalam proses kemajuan tersebut masih menimbulkan dampak negatif, yaitu terjadinya pergeseran terhadap nilai-nilai etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pergeseran sistem nilai ini tampak dalam berbagai kehidupan masyarakat dewasa ini, misalnya penghargaan terhadap nilai budaya dan bahasa, nilai solidaritas sosial, musyawarah mufakat, kekeluargaan, sopan santun, kejujuran, rasa malu dan rasa cinta tanah air dirasakan semakin berkurang bahkan banyak orang bilang memudar.
Dimana-mana kita jumpai banyak adannya penyimpangan, baik itu disengaja ataupun tidak disengaja misalnya, perilaku korupsi masih banyak terjadi, sehingga identitas ke-”kami”-an cenderung ditonjolkan dan mengalahkan identitas ke-”kita”-an, kepentingan kelompok, dan golongan seakan masih menjadi prioritas, apalagi sekarang banyak partai ataupun kelompok-kelompok baik yang sifatnya politik ataupun kesosialan atau apa bentuknya yang tidak lain hanya sebagai kendaraan  untuk mencapai tujuan pribadi atau kelompokknya. Dan dengan ruang publik yang terbuka dimanfaatkan dan dijadikan sebagai ruang pelampiasan kemarahan dan amuk massa. Benturan dan kekerasan (yang akhir-akhir ini terjadi dengan adanya rencana kenaikan BBM dan masalah-maslah lain yang tidak karuan ujung penyelesaiannya) masih saja terjadi di mana-mana dan memberi kesan seakan-akan bangsa Indonesia sedang mengalami krisis moral sosial yang berkepanjangan.  
Banyak  penyelesaian masalah yang diakhiri dengan tindakan anarkis dan cenderung melupakan nilai kemanusiaan. Aksi demontrasi mahasiswa dan masyarakat seringkali melewati batas-batas ketentuan, merusak lingkungan, bahkan merobek dan membakar lambang-lambang Negara yang seharusnya dijunjung dan dihormati.
Hal tersebut, menegaskan bahwa telah terjadi pergeseran nilai-nilai etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Bisa jadi kesemuanya itu dikarenakan tidak atau belum optimalnya upaya pembentukan karakter bangsa, kurangnya keteladanan atau contoh para pemimpin, lemahnya budaya patuh pada hukum, cepatnya penyerapan budaya global yang negatif dan ketidakmerataan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.
Kita berharap kembalikan nilai etika dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dengan upaya pembentukan karakter bangsa dengan keteladanan dan perilaku yang baik, dengan meninggalkan ke-aku-an, ke-kami-an jadikan ke-kita-an karena kita adalah satu dalam BHINEKA TUNGGAL IKA.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar